Tempat untuk sharing dan diskusi
11 Feb
Beberapa tahun belakangan banyak kitab, buku, artikel, atau postingan di internet yang memuat kalimat : disahihkan oleh Syaikh Al Albani. Selama ini orang setidaknya hanya mengenal seperti : diriwayatkan oleh Syaikhon (Imam Bukhari dan Imam Muslim) atau diriwayatkan oleh Imam Bukhari, sahih Bukhari, sahih Muslim dan yang semisalnya dari Imam2 Muhaddits yang mu’tabar (kredibel). Dengan munculnya seorang yang dianggap sebagai ahli hadits abad ini, kini muncul istilah baru yang jadi icon dan ‘jaminan mutu’, apabila sebuah hadits sudah dapat stempel : disahihkan oleh Al Albani. Para pemuja syaikh kelahiran Albania ini kadang bersikap ghuluw (berlebihan) dalam mempromosikan hadits yg ditakhrijnya dan memuji pribadinya. Mereka menyebutnya Al-Imam Al-Mujaddid Al ‘Allamah Al-Muhaddits Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani. Sayangnya pemujaan terhadap syaikh yang satu ini tanpa disebutkan dari mana sang Mujaddid wal Muhaddits ini mendapatkan sanad hadits (klik ini). Meskipun salah satu situs resmi Wahhabi di Indonesia mencoba membantahnya dengan menyebutkan guru2nya syaikh, namun tidak dapat membuktikan sanad yang muttashil (bersambung) sampai kepada Rasululloh shallallohu ‘alayhi wa aalihi wa sallam. Adakah seorang yang bergelar/diberi gelar Muhaddits tidak memiliki sanad yang muttashil? Dalam sebuah artikel dituliskan : Read the rest of this entry »
23 Jan
Dalam satu artikel manarik yang disajikan Alexandaricairo tentang Menyambut Kekasih Dengan Kecermatan Dalil, perlu kiranya saya tulis ulang sebagai bagian dari turut menyampaikan dan menyebarluaskan hal yang baik bagi pembaca.
Setidaknya ada dua cara berpikir manusia dalam menentukan dan mengambil satu kesimpulan terhadapa satu kejadian/perbuatan:
- Menetapkan Hukum. Kemudian mencari hujah untuk mendukung hukum yang telah diputuskan
- Mencari berbagai hujah untuk mendapatkan hukum yang mencakup tuntutan berbagai hujah
PENDEKATAN A
Pendekan ini tidak mudah juga tidak sukar. Mereka akan menetapkan satu hukum berdasarkan satu metode pemikiran tertentu. Atas tuntutan metode yang mereka pilih mereka berusaha mencari berbagai dalil untuk mendukung ketetapan hukum yang telah dibuat.
Namun pendekatan ini memiliki beberapa resiko:
- Ketidaktepatan Dalil yang digunakan
- Kemungkinan Penyembunyian Dalil karena bimbang hukum yang telah ditetapkan disanggah dalil lain
- Berat menerima dalil lain yang membantah hukum yang telah ditetapkannya
- Menetapkan hukum lebih kepada ‘pemuasan’ nafsu secara sadar atau tidak
- Enggan menerima hukum lain, meskipun hukum yang telah ditetapkannya tertolak dengan dalil lain
Kita ambil satu permisalan, Anda benci seseorang. Anda telah meletakkan hukum benci terhadap orang tersebut. Dengan kebencian itu Anda meniadakan keberadaan orang tsb agar orang tidak mengenalnya. Read the rest of this entry »
12 Jan
Imam Abu Hanifah dalam kitab Itsarotil Marom min Ibarotil Imam Abi Hanifah An Nu’man fie Ushuluddien mengatakan bahwa Alloh ada tanpa tempat. Alloh ada sebelum Dia menciptakan segala sesuatu dan Dia lah yang menciptakan segala sesuatu. Tempat dan arah baharu diciptakan dan tidak qodim. Inilah Aqidah Ahlus Sunnah, Allohu mawjud bi laa makaan.
Maha suci Alloh dari segala yang diserupakan DiriNYA dengan ciptaanNYA. Maha suci Alloh dari klaim Wahabi mengenai tempat dan kedudukan.
12 Jan
Sholawat dengan judul Shalawat Betawiyyin ini diunduh dari situs rasfmjakarta. Kenapa namanya SB, saya tidak begitu jelas, namun shalawat ini memang menjadi salah satu shalawat yang ‘dipopulerkan’ oleh radio Asy Syafi’iyah berpuluh tahun lalu. Mungkin yang menggubahnya orang Betawi asli atau barangkali biasa dilafadzkan oleh orang2 Betawi. Apapun, shalawat ini baik untuk diamalkan.
Allohumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammad
Wa asyghilie dzoolimien bidz dzoolimien
Wa akhrijnaa min bayni him saalimien
Wa ‘alaa aalihi wa shohbihie ajma’ien
[Ya Alloh limpahkanlah shalawat atas pemimpin kami Nabi Muhammad. Sibukkanlah orang2 dzolim dengan kedzoliman yang mereka perbuat. Keluarkanlah kami dari lingkungan mereka dalam keadaan selamat. Serta limpahkan pula shalawatMU atas keluarga Nabi Muhammad dan seluruh sahabat]
12 Jan
Don’t panic! You can be interesting. Interesting topics of conversation needn’t be difficult to come think of. Think about this – what makes a topic interesting? Isn’t it that people like to talk about it and that they have opinions on it?
Once you realize that, you’ll see that for interesting topics of conversation come from everyday life and things that we all have in common. Then you’ll realize it’s not so difficult to think of them.
Don’t think you have to be controversial and go for risky topics like politics and religion; you don’t. In fact, to do so would be a mistake.
Whatever topic you choose should make people relaxed and happy to talk; controversial subjects don’t do that. Think instead about what all people share: families, hopes, dreams, experiences etc.
Here are a few interesting topics of conversation to get you started:
1. Who is the most interesting person you ever met? You can see how this would easily lead people to voice opinions and ask ‘why?’.
2. Where in the world would you most like to visit? This dream location may be shared by others and so it makes people feel solidarity, but also, people will be itching to ask ‘why?’ and keep the conversation flowing.
3. What has been the most life-changing experience you’ve ever had? Here, people can share funny and touching stories if they want to, which will help you get a deeper understanding of them. Likewise, if people don’t feel relaxed enough to give a heart-felt reply they can answer in a funny way and it all adds to the conversation.
4. What is the most spontaneous thing you’ve you ever done? That opens the door to all sorts of funny and romantic stories.
5. Who’s had the biggest influence on your life? Because this person has influenced the person you’re asking, they must view them positively and have strong ideas about them. That means they’re likely to enjoy talking about them.
6. What thing that you haven’t yet done would you most like to do? This kind of inspirational question always gets people talking and everyone’s usually happy to chip in with comments about people’s hopes and wishes. Just be careful when commenting that you don’t rain on their parade. It’s their right to have whatever hopes they want.
7. What is the best quality you’ve inherited from either of your parents? This is particularly interesting at a family gathering when people know the parents you’re talking about. It’s also a bit of a bonding experience, speaking favorably about your parents.
8. From which person have you learned most in your life? This is another uplifting, positive topic of conversation that usually gets people talking.
9. What historical figure do you most identify with? This lets you know something about the other people around you; it also opens up discussion of the events these historical figures were involved in. Yes, potentially it takes you into dangerous waters of politics and religion but people usually take this question in the spirit of fun in which it’s meant, so potentially awkward moments are easily averted.
10. What kind of music do you like? You could then go on to talk of CDs you’ve bought or gigs you’ve been too. You might even ask – ‘what’s the most embarrassing album in your collection?’ That’s usually met with all-round hilarity!
These ideas should show you that interesting topics of conversation don’t need to be complex or intellectual – in fact, the more ordinary the better, because then people feel qualified to talk about the topic.
Peter Murphy is a peak performance expert. He recently produced a very popular free report: 10 Simple Steps to Developing Communication Confidence. Apply now because it is available only at: conversation starters Article
5 Jan
Berikut informasi berharga dari satu rekan -teh Irda- yang sudah bertahun-tahun tinggal di Jerman mengenai apa yang harus disiapkan sebelum berangkat ke Deustchland (Jerman). Semoga bermanfaat. Danke, teh
Untuk teman-temanku, saudara2 dan handai taulan sekalian serta yang ingin tau gampang tidaknya pergi ke Jerman (Eropa) kutulis di sini aja ya, bagaimana sih caranya bisa pergi ke Jerman dan harus kemana dan apa saja syarat- syaratnya. Untuk pemegang paspor Indonesia tidak lah mudah pergi ke Jerman hanya dgn tiket pp dan paspor saja. Melainkan harus mengurus visa ke kedutaan Jerman. Syarat mendapatkan visa, haruslah ada surat undangan dari orang Jerman. Surat undangan ini dibuat oleh Ausländeramt (semacam kantor imigrasi) yang menyatakan bahwa orang Jerman itu mampu mengundang org Indo datang dan tinggal di Jerman. Bukti bahwa dia mempunyai uang dan tempat yang cukup untuk tinggal dan biaya sehari-hari. Jika tidak mempunyai bukti itu, surat undangan tidak bisa dikeluarkan. Biaya pembuatan surat undangan kira2 25 Euro.
Setelah mengurus surat undangan selesai, orang indonesia yang akan diundang dan datang ke Jerman harus mengurus asuransi kesehatan. Asuransi kesehatan bisa diurus di ADAC atau bank2 di Jerman. Biayanya tergantung berapa lama org indo itu akan tinggal di Jerman. Mau 1 bulan atau 3 bulan kira2 harga asuransi itu dr 65 Euro s.d 135 Euro. Setiap orang yg tinggal atau berada di Jerman wajib mempunyai asuransi kesehatan atau kecelakaan. Karena jika tiba2 ada kecelakaan yg menimpa org indo tersebut, siapa yang akan membayarnya ? Biaya rumah sakitnya yg sangat mahal akan membebani org lain. Contohnya untuk mobil ambulans saja kita harus membayar -+ 500 Euro, belum dokter dan biaya penginapannya. Jika surat undangan dan surat asuransi kesehatan terpenuhi, barulah org Indo yg akan diundang itu bisa mengurus visa ke kedutaan dgn mengisi formulir, foto berwarna yg belakangnya putih, membayar biaya visa dan bukti booking tiket pp ke Jerman. Jika selesai memdapatkan visa di kedutaan baru deh bisa terbang ke Jerman dengan membayar tax and service di bandara, serta membayar biaya fiskal 2,5 juta rupiah. Selamat mengurus visa, semoga berhasil dan bisa terbang ke Jerman atau negara2 Eropa yang kira2 persyaratannya sama dgn jerman. Gitu aja yaaa…
4 Jan
Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!
31 Dec
Sebagai seorang Demokrat saya tidak bisa menghalangi keinginan rakyat Aceh untuk menentukan nasib sendiri. Tetapi sebagai seorang republik, saya diwajibkan untuk menjaga keutuhan Negara kesatuan Republik Indonesia—Gus Dur
Indonesia kembali kehilangan tokoh bangsa. Abdurrahman Wahid atau yang lebih popular disapa Gus Dur menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Rabu (30/12) sekitar pukul 18.55 WIB. Banyak hal yang patut dicatat dari tokoh yang penuh kontroversi ini, terutama jika dikaitkan dengan Aceh.
Bagi Aceh, Gus Dur di samping dianggap sebagai sosok yang meresahkan juga sebagai peletak dasar fondasi perdamaian. Meresahkan, karena dalam sejumlah pernyataannya, Gur Dur selalu menyinggung perasaan orang Aceh. Publik Aceh tentu belum lupa dengan pernyataan Gus Dur yang menyebut dirinya sebagai ‘nabi’nya orang Aceh. Selain itu, tuntutan referendum yang disuarakan rakyat Aceh dianggap angin lalu saja. Bahkan, dalam salah satu pernyataannya, Gus Dur mengklaim yang menuntut referendum hanya ratusan orang saja, padahal saat Sidang Umum Masyarakat Pejuang Referendum (SUMPR), jutaan rakyat Aceh tumpah ruah ke Banda Aceh.
Tetapi, terlepas dari itu, Gus Dur juga peletak dasar perdamaian. Pada pemerintahan Gus Durlah, pembicaraan damai antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Indonesia menjadi terbuka. Padahal, sebelumnya, pembicaraan dengan GAM sesuatu yang tabu, sehingga peluang perdamaian seperti ditutup rapat, apalagi jika sampai mengakomodasi tuntutan kemerdekaan. Saat sejumlah tokoh nasional mengecam pendekatannya untuk Aceh, Gus Dur tetap memilih menempuh cara-cara penyelesaian yang lebih simpatik: mengajak tokoh GAM duduk satu meja untuk membahas penyelesaian Aceh secara damai. Bahkan, secara rahasia, Gus Dur mengirim Bondan Gunawan, Pjs Menteri Sekretaris Negara, menemui Panglima GAM Abdullah Syafii di pedalaman Pidie. Di masa Gus Dur pula, untuk pertama kalinya tercipta Jeda Kemanusiaan.
24 Nov
Jakarta, 24 November 2009
Telkomsel meluncurkan paket perdana simPATI edisi terbaru bernama simPATI M@X yang dilengkapi berbagai bonus maksimal berupa gratis konten senilai lebih dari Rp 100 ribu yang dapat diakses melalui *999#.
VP Product Marketing Telkomsel Mark Chambers mengatakan, “Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 1997, simPATI telah menjadi produk yang paling digemari para pengguna ponsel. Terbukti kini jumlah pelanggan simPATI telah mencapai lebih dari 57 juta pelanggan atau lebih dari dua kali lipat jumlah pelanggan operator selular terbesar kedua di Indonesia.”
simPATI merupakan kartu prabayar GSM isi ulang pertama di Indonesia bahkan di Asia. Kepeloporan serta layanan lengkap simPATI dalam memberikan solusi bagi para pengguna jasa selular mendapat apresiasi yang tinggi dari masyarakat dengan diraihnya penghargaan Top Brand Award dan Indonesian Customer Satisfaction Award sebagai kartu prabayar terbaik selama 10 tahun berturut-turut.
“Kami menyadari bahwa kepercayaan yang sangat tinggi dari pelanggan ini merupakan amanah bagi kami untuk terus memberikan pelayanan yang lebih maksimal bagi pelanggan. Kehadiran simPATI M@X yang dilengkapi berbagai bonus fitur dan layanan kami harapkan dapat dimaksimalkan pelanggan untuk menunjang aktivitas mobile lifestyle-nya, sejalan dengan visi kami sebagai operator selular penyedia solusi layanan mobile lifestyle terbaik dan terunggul di Asia Pasifik,” jelas Mark. Read the rest of this entry »
20 Nov
[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=8wrpxUYJ5f0]
Aqidah Ahlus Sunnah tentang eksistensi Alloh Subhana wa Ta’ala sebagaimana yang diyakini ulama2 Ahlus Sunnah yang kredibel dari generasi pertama sampai kini. Berikut adalah penggalan pernyataan yang terdapat di dalam kitab2 yang masyhur.
Kelompok yang mengaku pengikut salaf dan mendakwa bahwa di luar pemahaman Aqidahnya adalah bathil, kafir dlsb, sebenarnya berada dalam pemahaman yang bertolak belakang dari pemahaman Salafus Saleh itu sendiri. Aqidah Salaf bukan lah aqidah Tajsim dan Tasybih.
Allohu mawjuud bi laa makaan [Alloh SWT ada tanpa bertempat] adalah aqidah Ahlus Sunnah sebenar. Laysa kamitslihi syai’ [Tidak ada satu pun -dari makhlukNya- yang serupa denganNya].
Wa lam yakun lahu kufuwan Ahad
Recent Comments